20080704

Guru Ekonomi yang "Kreatif"

Ibu Dra. Herni Hermiati, guru pengajar Ekonomi dan Akuntansi SMA Pasundan 5 Bandung, yang juga bendahara ini sangat kreatif dalam berkarya terutama dalam membuat karya puisi dan sajak sudah banyak karya-karyanya baik yang di publikasikan ataupun yang belum.
beberapa karyanya diterbitkan dalam buletin SMA Pasundan 5 yaitu "Kamayu dan Bapa Lumut" adalah buletin dwimingguan siswa kelas XI SMA Pasundan 5 di bawah asuhan Guru Bahasa Sunda.

Guru Bahasa Indonesia


Dra. Een Sukaenah, tempat tgl.lahir : Subang, 1964. adalah guru pengajar Bahasa Indonesia di SMA Pasundan 5 Bandung, beliau juga PNS yang ditempatkan di SMA Pasundan 5 sejak tahun 2007 yang baru lalu.
sosok sederhana yang terpancar dalam kesehariannya mencerminkan seorang guru yang bijak dan penuh kearifan, terbukti sebagai wali kelas dengan penuh kesabaran senantiasa membimbing para siswanya untuk selalu menjadi yang terbaik.
semoga semua kebaikan menjadi tauladan bagi yang lainnya.

20080619

JALMA JUJUR

Jalma jujurJalma nu daek ngaku mun geus hitut
Jalma teu JujurJalma nu hitut tuluy nyalahkeun batur
Jalma belegugJalma nu nahan hitut mangjam-jam lilana
Jalma nu berwawasanJalma nu apal iraha kuduna hitutJalma nu MisteriusJalma nu hitut tapi batur euweuh nu nyahoeun
Jalma nu sok gugupJalma nu ujug-ujug nahan hitut mun keur hitut
Jalma nu Percaya DiriJalma nu yakin yen hitutna seungit
Jalma nu SadisJalma nu hitut bari dibekep ku leungeun tuluy dibekepkeunka irung batur
Jalma nu IsinanJalma nu hitutna teu disada tapi ngarasa isin sorangan
Jalma nu StrategicLamun hitut sok bari seuri ngagak-gak meh nutupan sora hitutna
Jalma nu BodoLamun geus hitut tuluy narik napas keur ngagantian hitutna nu kaluar
Jalma nu PeditLamun hitut dikaluarkeun saeutik-saeutik nepi ka disadatit..tit..tit…
Jalma nu SombongJalma nu sok ngambeuan hitutna sorangan
Jalma nu ramahJalma nu sok resep ngambeuan hitut batur
Jalma nu tara gaulMun hitut sok bari nyumput
Jalma nu SaktiMun hitut bari make tanaga dalem
Jalma nu pinterJalma nu bisa nyirian hitut batur
Jalma nu sialMun hitut kaluar jeung bukur-bukurna…

(dicutat tina website kagungan.....hilapdeui)

20080618

Kunjungan Ilmiah


Guna menambah wawasan dan memperkaya pengetahuan di bidang sejarah, sosiologi, beberapa waktu yang lalu disela-sela kesibukan pbm para siswa SMA PASUNDAN 5 mengadakan kunjungan ilmiah ke Gedung Merdeka Jl. Asia Afrika Bandung.

Dipandu beberapa guru pengajar dan wali kelas masing-masing mereka mendapat pengetahuan berkaitan dengan sejarah dan selayang pandang berkenaan dengan sejarah dan perkembangan konfrensi Asia Afrika, dan berkesempatan pula mengenal artefak-artefak kaitannya dengan kegiatan konfrensi Asia Afrika baik yang berbentuk visual maupun audio visual yang tersaji di beberapa bagian gedung Merdeka.

Kegiatan tersebut sebagai salahsatu manifestasi dan aplikasi dari beberapa materi ajar terkait. Antusias para siswa juga terlihat responsip dengan kegiatan tersebut, pengetahuan yang disajikan dengan menggunakan alat bantu LKS yang disediakan pihak pengelola yang menjelaskan secara rinci terkait sejarah dan perkembangan konfrensi Asia Afrika sedikit banyak dapat memberikan pencerahan bagi para siswa.

Acara serupa kerap dilaksanakan di SMA Pasundan 5 Bandung.

20080616

KELULUSAN 99,99%



setelah sukses melewati masa-masa menegangkan akhirnya seluruh civitas akademika SMA PASUNDAN 5 Bandung, beserta keluarga besar bisa bernafas lega ketika pengumuman kelulusan dipublikasikan ke seluruh siswa dan keluarga besar SMA PASUNDAN 5 yang dengan bangga berhasil meluluskan 99,99% siswanya dari dua jurusan yang ada yaitu IPA dan IPS.

ucapan terima kasih kami sampaikan kepada seluruh pihak yang telah mencurahkan seluruh tenaga dan pikirannya untuk keberhasilan UN tahun 2007/2008. semoga segala sesuatunya menjadi dan mendapat balasan serta hikmah untuk kita semua, amin.

semoga SMA PASUNDAN 5 yang kita cintai ini tetap menjadi lembaga pendidikan yang menjadi pilihan masyarakat, dan tetap meyakinkan masyarakat untuk mempercayakan pendidikan putra-putrinya di SMA PASUNDAN 5 Bandung. semoga

20080614

MENGAPA SENI?




Berkesenian hakikatnya tidak melulu bermain dan atau mendengarkan musik semata, esensi berkesenian sungguh sangatlah luas bergantung dari sisi mana kita memahaminya. Di dalam kehidupan setiap kita membutuhkan "seni", seni dengan estetikanya, seni dengan maknanya, seni dengan pilosofinya.
Sebut saja seni dengan estetikanya; adalah seni yang mengandung arti rasa sangat dalam untuk setiap yang merasakannya. Seni yang bukan hanya mendengarkan, memainkan dan
melakukannya, melainkan seni yang menjadi kebutuhan dalam menjalani kehidupan, konon hidup tanpa seni bagai sayur tanpa garam. Contoh kecil manakala kita berpakaian dengan tidak mengindahkan kaidah-kaidah seni, pakaian seadanya tanpa memperhatikan gaya dan rasa tentu saja efeknya tidak sedap dipandang mata, membuat orang sekitar kita mencemooh dan sebagainya, eksesnya akan membuat kita tidak percaya diri. Akan tetapi bila kita berpakaian dengan mengindahkan kaidah seni tentu akan jauh lebih baik dan nyaman dalam penggunaanya meskipun itu bukan sesuatu yang mutlak apabila lingkungan kita tidak memiliki rasa serupa. Artinya berkesenian itu bukan untuk sendiri melainkan bersifat universal dan harus didukung lingkungan sekitar kita. Oh kalau begitu seni itu indah!


Lalu apa makna seni bagi kita? Seperti dikatakan diatas eni bukan hanya musik, seni adalah karya nyata, seni adalah harapan, seni adalah hidup, dan hidup adalah seni. Kita lahir ke dunia ini, hari-hari kita lalui pahit manis, senang sedih, seolah tak pernah berhenti berotasi secara retorik untuk mencapai klimaks yang paling indah yaitu hidup abadi di alam baqa. Oleh karena itu saya menyebutnya seni adalah retorika yang penuh dinamika untuk eksfektasi yang hakiki, dan itulah yang menjadi makna seni yang sesungguhnya yaitu mencapai "kesempurnaan". Oh kalau begitu seni itu berawal dari keindahan untuk akhir yang menyenangkan!

Dengan demikian seni yang indah adalah bertujuan untuk mencapai "kesempurnaan" yang menyenangkan, maka tidak salah jika seni dijadikan filosofi dalam hidup kita. Artinya kita awalli hidup ini dengan keindahan dan kita gapai kesempurnaan. lalu, apakah hal-hal tersebut tersurat dalam bermusik? Tentu saja jawabnya "YA", karena kaidah bermusik yang didalamnya merupakan susunan nada dengan komposisi yang indah diharapkan menyenangkan dan memberikan "kesempurnaan", jika kita amati dengan seksama hampir tidak ada sajian musik yang tidak menyenangkan bagi para pemain atau penikmatnya (bergantung dari cara pandang individu). Tidak percaya? Jika anda merasa terganggu atau tidak merasa nikmat (teu ngeunaheun) mendengar refetoar sebuah komposisi musik, maka jangan buru-buru menfonis karya komposisi tersebut "jelek", cobalah arifasi dengan menanyakan kepada si penyaji-nya "enak" atau "tidak-kah" sajian karya tersebut? tentu akan mendapat jawab berbeda dengan sudut pandang anda. Beberapa Psikolog berpendapat; bahwa bermusik (bernyanyi) adalah sesuatu yang dilakukan dengan sangat menyenangkan dan tidak beresiko bagi setiap individu terutama bagi dirinya sendiri, dengan kata lain sejelek apapun kita menyanyikan sebuah lagu bagi kita adalah keindahan, kesenangan, kebanggan yang tidak dimiliki orang lain, maka yang mendengarkanlah yang beresiko telinganya katorekan-lah, tidurnya terganggu-lah, membuat ingin muntah-lah, muak-lah, dsb.

Oleh karenanya mulai dari sekarang hilangkan rasa minder untuk bermusik, bernyanyi, dan berkesenian apapun, karena berkesenian tidak ada resiko yang berarti bagi setiap kita. Yakinlah! Karena hidup tanpa seni bagaikan hidup tanpa cinta: Hidup tanpa cinta tak akan bahagia, tiada artinya hidup bergelimang emas permata.......cinta adalah segalanya.



20080612

SMA PASUNDAN 5 BANDUNG

SMA PASUNDAN 5 BANDUNG
kami bukan nomor satu tapi jaminan sukses anda